Archive for December, 2005

Drawing 16 Besar Liga Champions

Friday, December 16th, 2005

Chelsea vs Barcelona
Real Madrid vs Arsenal
Werder Bremen vs Juventus
Bayern Munich vs AC Milan
PSV Eindhoven vs Olympic Lyon
Ajax Amsterdam vs Inter Milan
Benfica vs Liverpool
Glasgow Rangers vs Villarreal

The game will be played February 21/22   & March 7/8  2006

SBY on Herman’s blog case

Thursday, December 15th, 2005

Kamis 15 Desember 2005

Bangkok
Malam tadi, tepatnya kemarin karena ini sudah Jumat dini hari, aku berkesempatan untuk bertatap muka secara langsung dengan Pak SBY, Presiden RI. Beliau kesini dalam rangka kunjungan kenegaraan dan menerima gelar Doctoral di bidang Polotical Science (Honoris Causa) dari Thammasat University.
DAlam satu kesempatan tanya jawab beliau menanggapi mengenai kasus tuduhan pelecehan thd kepala negara oleh Polda Diy kepada Herman SAksono (HS). Secara garis besar begini ceritanya:
- Saudara A. Nasution mengenai kebebasan berekspresi di Indonesia apakah sudah teraplikasi dengan baik?

Tanggapan SBY
- Beliau mengatakan Ia sendiri belum mengetahui secara langsung bagaimana duduk perkara kasus tersebut. SBy hanya tahu berita tersebut dari istrinya dan secara guyon bahkan beliau pengin tahu bagaimana sih gambarnya….
- Kebebasan berekspresi di Indonesia secara umum diwadahi dalam UUD ‘45 pasal 28 a-j mengenai Hak Asasi. Jadi PAk SBY sendiri mendukung adanya kebebasan untuk berkreativitas asalkan kebebasan tersebut tidak menyinggung hak asasi orang lain (psl 28 ayat j).
Beliau mencontohkan bagaimana misalnya kalo keluarga kita mengalami perlakuan yang sama seperti yang beliau dapatkan dalam kasus HS’s blog, apa reaksi kita
- "Be Creative!" begitu pesan beliau terutama generasi muda, pelajar dan mahasiswa terutama dalam kerangka pendidikan dan ilmu pengetahuan.
(NB: opiniku sih kao mau kreatif ya bisa dimana tempat, wong guyon juga perlu kreatif biar semua bisa ketawa :P)
- TErakhir beliau berpesan khusus menenai kasus HS, akan lebih baik kalo Polda DIY cukup memberi nasehat saja sehingga kasus itu kemudian tidak terulang lagi.

-CASE CLOSED-

World Cup 2006 Drawing result

Friday, December 9th, 2005

GROUP A
1.  Germany
2.  Costa Rica
3.  Poland
4.  Ecuador

GROUP B
1.  England
2.  Paraguay
3.  Trinidad & Tobago
4.  Sweden

GROUP C
1.  Argentina
2.  Ivory Coast
3.  Serbia & Montenegro
4.  Netherlands

GROUP D
1.  Mexico
2.  Iran
3.  Angola
4.  Portugal

GROUP E
1.  Italy
2.  Ghana
3.  United States
4.  Czech Republic

GROUP F
1.  Brazil
2.  Croatia
3.  Australia
4.  Japan

GROUP G
1.  France
2.  Switzerland
3.  South Korea
4.  Togo

GROUP H
1.  Spain
2.  Ukraine
3.  Tunisia
4.  Saudi Arabia

Daratan Es Greenland semakin berkurang

Thursday, December 8th, 2005

Dua sungai salju (gletser) terbesar di Greenland terancam berkurang pada kondisi yang mengkhawatirkan, kemungkinan besar karena perubahan iklim jangka panjang yang cenderung semakin hangat. Demikian laporan para ilmuwan, Rabu (7/12).

Salah satu gletser tersebut, Kangerdlugssuaq, bergerak sejauh 14,4 kilometer setiap tahun atau tiga kali lipat dari pergerakannya di tahun 2001, kata Gordon Hamilton dari Climate Change Institute, University of Marine. Gletser besar lainnya, Helheim, bergerak sejauh 11,2 kilometer pertahun atau bertambah 6,4 kilometer setiap tahun dibandingkan tahun 2001.

"Tingkat pergerakannya sangat mengejutkan," kata Hamilton dalam pertemuan tahunan American Geophysical Union.

Gletser memainkan peranan penting dalam mengatur masuknya air ke lautan. Melelehnya daratan es di Greenland dan lepasnya gunung es dari gletser menyumbangkan sekitar 7 persen kenaikan permukaan laut dalam setahun.

Permukaan air laut secara global naik sekitar 10 hingga 20 centimeter selama seabad terakhir karena melelehnya gletser dan es di kutub. Hal ini menyebabkan beberapa wilayah daratan terancam akan terendam air saat pasang naik atau saat dilanda badai besar.

Pemanasan global seringkali disalahkan sebagai penyebab melelehnya lapisan es secara global. Menurut Hamilton, berkurangnya lapisan es di Greenland dengan cepat menunjukkan bahwa perubahan iklim adalah faktor penyebabnya. 

Di lain pihak, salah satu gletser yang paling cepat mencair di Amerika Utara telah mencapai setengah titik kritis sebelum lepas dan akan terus berkurang dalam dua dekade ke depan.

Gletser Columbia di Alaska yang berukuran sebesar kota Los Angeles berkurang 14,4 kilometer sejak 1980-an. Diperkirakan, tingkat penyusutannya mencapai dua kali lipat dalam 15 hingga 20 tahun. Gletser yang bergerak sekitar 24,4 meter setiap hari ini biasanya melepaskan sekitar 8 kilometer kubik es setiap tahunnya ke Prince William Sound di pantai Alaska.

"Dengan mempelajari pengaruh berkurangnya gletser di Alaska, fenomena yang terjadi di Greenland apat dijelaskan," kata Tad Pfeffer, associate director pada Institute of Arctic and Alpine, University of Colorado.

Pfeffer mengatakan, perubahan iklim yang cenderung semakin hangat saat ini tidak dapat menjelaskan secara langsung pengaruhnya terhadap menyusutnya gletser Columbia dan gletser di perairan lainnya. Beberapa ilmuwan memperkirakan, penyusutan tersebut didorong kecenderungan menghangatnya iklim yang lambat sejak lima abad lalu.

Menurut Pfeffer, mencairnya Gletser Columbia secara signifikan mungkin disebabkan pecahnya gunung es berukuran besar dan terlepas ke sound (perairan di antara pulau-pulau kecil) tersebut karena tekanan air laut bukannya perubahan iklim. Gletser yang memiliki ketebalan di atas 915 meter telah menipis menjadi 397 meter di beberapa lokasi dalam dua puluh tahun terakhir.

Sumber: Kompas 9 Desember 2005